Gue bukan moviefreaker. Tapi gue lumayan up to date dengan perkembangan film-film.

Baru-baru ini gue berubah status dari pelajar menjadi pengemis film. Lumayan elit. Gue mengemis kesana-sini, nyari temen-temen gue yang paham banget urusan film. Gue lebih suka film luar dibanding film lokal. Walaupun film luar kadang gak masuk akal tapi entah kenapa mereka membuat sedemikian rupa agar penontonnya tetep enjoy. Nah, sedangkan film Indonesia dari judulnya aja sudah di luar akal manusia, yang bikin malas nonton.

Kemarin gue habis dari XXI, terus melihat-lihat film yang sedang main dan gue ketemu sama film horor Indonesia. Tau judulnya apa? Arwah Kuntilanak Duyung. ARWAH KUNTILANAK DUYUNG. Buset. Serius, ini yang bikin film imajinasinya gak terkontrol banget. Pertama, duyung itu sebenarnya apa sih? Bukannya itu binatang? Apa yang menyebabkan seorang perempuan bisa menjadi seekor duyung? Bener-bener. Kedua, kalau memang ada manusia yang jadi duyung, LALU KENAPA BISAAA DIA JADI SETAAAN?!! Masuk golongan kuntilanak pula. Seumur hidup gue gak pernah mendengar setan anjing, setan kucing atau setan monyet. Cuman di Indonesia ada makhluk aneh yang jadi setan.

Posternya aja keren abis

Sudahlah, membahas film Indonesia enggak bakal selesai-selesai.

Beberapa film luar yang sudah gue tonton baru-baru ini banyak film lama, kayak 17 Again sama Angels and Demons.

Gue juga gak terlalu memposisikan diri di film mana gue harus tonton. Misalnya action, seharian gue pantengin semua film action, enggak. Kalau filmnya bagus dan menurut gue seru, ya gue tonton aja. Hari Minggu lalu gue nonton film dari Thailand yang berjudul A Little Thing Called Love. Ini berdasarkan rekomendasi dari teman-teman gue juga. Filmnya lucu, leluconnya dapat dan romantis abis. Gue langsung kejang-kejang. Berlebihan.

Gue juga menonton film Hachiko. Gue penasaran banget sama film ini karena hampir satu tahun gue pengin nonton akhirnya baru kesampaian kemarin. Ternyata filmnya lumayan membosankan tapi ya cukup mengharukanlah. Karena film ini sudah lumayan lama, pas lagi asik menonton filmnya gue berasa lebih tua 2 tahun.

Mungkin di liburan semester kali ini gue lebih banyak di rumah dan menghabiskan film-film hasil dari mengemis. *mengasihani diri sendiri*