Mungkin kalian akan berpikir kalau postingan ini adalah postingan yang paling kurang ajar yang pernah gue buat. Belum juga jadi penulis, udah sok-sok-an bikin tips buat menulis. Oke, gue akan sedikit menjelaskan kenapa gue menulis tentang “TIPS MENULIS UNTUK PEMULA”.

Gue sebenernya lagi mengalami penyakit atau sindrom atau apalah tentang kepenulisan, tapi gue gak tau nama penyakit itu apa jadi kita sebut aja writer syndrome. Gara-gara writer syndrome, setiap tindak-tanduk atau kegiatan yang gue lakukan selalu terpikirkan dalam otak untuk dimasukkan ke dalam tulisan. Kita ambil contoh: malam tadi gue ngeliat bokap tumben banget nonton kartun anime, terus ketawa-ketawa sendiri. Nah, dari kejadian itu gue akan berpikir untuk menulis hal seperti itu dan mencari jokes yang pas lalu dimasukkan ke dalam artikel.

Di satu sisi, writer syndrome ini memberikan dampak positif terhadap gue. Karena gue kebanjiran ide untuk menulis. Tapi gue juga mendapatkan sedikit dampak negatif yaitu susah fokus sama kegiatan. Tadi malam gue baru tidur jam 2 karena writer syndrome selalu memaksa otak gue mencari ide-ide untuk ditulis. Kadang gue juga susah fokus kalau lagi BAB.

Nah, writer syndrome mencetuskan sebuah ide yaitu membahas tentang “TIPS MENULIS UNTUK PEMULA”. Sebenarnya sah-sah aja gue menulis tentang kepenulisan walaupun gue bukan penulis, siapa yang melarang? Kalau ilmu itu cuman berasal dari guru, setengah populasi dunia mungkin pada bego semua. Makanya gue ingin berbagi sedikit tentang bagaimana cara menulis untuk pemula menurut pendapat gue.

Cekidot!

1.       SIAPKAN ALAT UNTUK MENULIS

Alat untuk menulis sangatlah diperlukan karena kalau enggak ada alat tulis, mau nulis dimana? Jidat? Terserah mau tulis tangan atau di laptop atau PC.

2.       CARI TEMPAT PEWE

Semakin pewe tempat yang kalian gunakan, semakin bagus tulisan kalian. Gue sendiri selalu mencari posisi-posisi strategis seperti tengkurap di atas kasur, nungging-nungging, atau kaki naik ke atas kursi. Terserah, cari posisi ternyaman kalian. Tempat pewe itu tidak ada patokannya, jadi dikira-kira aja atau bikin standarisasi sendiri. Misalnya kalian harus mencari tempat yang: sejuk, sedikit lembab, empuk dan sedikit kasar. So, dengan standarisasi tadi kalian bisa menulis di ketek siapa aja.

3.       JANGAN LUPA BACA BASMALAH

Kalau mau tambahankan saja surah Al-Baqarah atau An-Nisa sampai selesai. Itung-itung nambah pahala. Bagi yang non-muslim bacalah doa sesuai dengan ajaran kalian. Oh iya, buat yang muslim jangan sekali-kali mencoba menambahkan doa sebelum makan di saat hendak menulis. Bahaya! Bahaya sekali itu men!

4.       TENTUKAN TEMA ARTIKEL

Carilah tema yang kalian akan bahas. Tema se-up to date mungkin, bahkan kalau bisa sebelum topic itu hangat kalian sudah membahas itu duluan, semacam trendsetter. Usahakan tema sesuai dengan kemampuan kalian. Gue kebanyakan menulis tentang komedi karena kemampuan gue di komedi. Janganlah kalian memaksakan diri untuk menulis artikel bertema politik yang mengkritik pemerintahan Indonesia sedangkan nama presiden kita aja gak tahu.

5.       BACA ARTIKEL LAIN YANG BERSANGKUTAN

Hal ini selalu gue lakukan di saat hendak menulis. Hampir berulang-ulang kali buku komedi yang gue punya dibaca, sampai-sampai bentuknya udah mirip kitab sutasoma. Kadang kalau bosan gue membaca tulisan gue sendiri sambil ketawa-ketawa kecil. Sebenernya mau ketawa besar, cuman takut aja adek gue ikut kemakan. Kalau kalian sudah menentukan tema artikel, bacalah artikel lain yang sudah ada sebagai referensi. Kalau tema kalian psikologi atau kejiwaan lalu kalian malah membaca cerita dewasa sebelum menulis, itu salah besar. Yang ada kalian bakal dikira psikolog mesum.

6.       YAKIN DAN TULIS AJA!

Gue sering mendengar temen-temen gue kebingungan dalam menulis. Mereka bilang kalau tulisan mereka susah dimengerti, stuck di tengah-tengah atau gak tahu mau menulis apa. Solusinya sangat simple, yakin dan tulis aja! Yakin kalau kalian bisa menyelesaikan satu artikel. Dan tulis aja apa yang lagi kalian pikirkan. Misalnya tiba-tiba kalian terpikir mau boker, tulis aja: “Gue mau boker nih!” Itu melatih kalian dalam menyampaikan ide dan menuliskannya.

7.       KALAU STUCK GIMANA?

Kalau stuck ya berhenti dulu. Cari lagi ide-ide lainnya atau bikin artikel baru. Biarin aja artikel itu jadi draft untuk sementara.

8.       BACA ULANG DAN KOREKSI

Artikel yang sudah berhasil diselesaikan wajib dan kudu dibaca ulang untuk dikoreksi. Kesalahan dalam penulisan kata sangat mempengaruhi konsentrasi pembaca. Saat pembaca sedang khusyuk fokus dengan kalimat kalian lalu tiba-tiba kalian menuliskan ‘tahu’ menjadi ‘tahi’, pembaca tersebut akan terpecah konsentrasinya dan malah mengawang-awang berpikir membayangkan ‘tahi’ yang kalian tulis. Kenyamanan kalimat juga menentukan bagus tidaknya artikel. Gue sering mendapati kalimat yang susah dipahami karena belibet, kebanyakan istilah atau kalimatnya rancu. Mungkin di artikel ini juga ada yang luput dari koreksi gue.

9.       ENJOY YOUR TIME

Setelah kalian bisa menguasai teknik-teknik menulis dengan baik, kalian akan kecanduan dan terus-menerus menulis. Seakan-akan apa yang kalian sedang pikirkan harus ditulis. Untuk itu, enjoy your time! Menulis itu asyik!