Fiuuh.. *ngelap keringet gaya artis Korea* *dinajisin masyarakat*

Gue sudah mengalahkan dua prajurit dalam peperangan pendidikan. Mhuahaha…

Perkenalkan, nama gue A’a Aus, pendekar sakti dari desa swasembada terkenal, yaitu Desa Indah Permai. Gue salah satu dari ribuan pendekar yang ada di Indonesia.

Ini adalah penampakan gue..

Versi karikatur

Versi wajah asli

 

Simpulan : versi karikatur lebih ganteng dibanding aslinya

Gue dan pendekar-pendekar lainnya memiliki tujuan untuk mengalahkan kerajaan pendidikan yang dipimpin oleh pangeran Unjong Nasi (UnAs). UnAs adalah anak laki-laki dari Raja Senempete’en, Raja yang paling menyebalkan, namun banyak yang suka. Gue juga bingung kenapa, padahal yang bikin cerita gue sendiri..

Saat ini gue sudah mengalahkan dua prajurit andalan mereka, bernama tereot I dan tereot II.

Sedikit nge-review peperangan gue melawan kedua prajurit tereot. Gue sedikit kesusahan melawan tereot I. Ini disebabkan karena tereot I dilatih oleh sesepuh-sesepuh dari kuil oposisinya kuil gue, yaitu kuil Gengges Operesyen. Walhasil, teknik-teknik yang mereka keluarkan, dikenal dengan teknik dekil deking, cukup membuat gue kesulitan. Tapi, dengan semangat dan daya juang tinggi gue tetep bisa mengalahkannya. Sedangkan, tereot II lebih ‘cetek’ dibanding tereot I. Masih bisa diatasi dengan kemampuan gue yang ada. Tereot II bukan dari Gengges Operesyen tetapi dari Divisi Teknik di Kerajaan Pendidikan.

Sebagai pendekar yang bijaksana, gue tentunya berlatih setiap 3 kali seminggu. Gue berlatih di kuil Pe’ge. Di sana gue mendapatkan banyak jurus untuk mengalahkan Kerajaan Pendidikan dari sesepuh-sesepuh handal. Salah satu sesepuh favorit gue adalah Guru Ernot, dia sesepuh dalam bidang tung-itung. Namun, beliau tidak mengajarkan gue lagi karena sakit-sakitan. Gue sedih.. (Ini kenapa jadi curhat?)

Mungkin elo juga salah satu pendekar yang ingin mengalahkan Kerajaan Pendidikan. Berhubung gue orangnya baik, gue pengin berbagi senjata rahasia gue untuk melawan para musuh. Mau tauuuu?? Mau tauuuu? Pendekaaaar.. Ooo pendekar… Check this out!

Pertama, berlatihlah dengan sungguh-sungguh..

Kedua, jangan lupa beribadah dan berdoa..

Ketiga, sayangi adik dan kakakmu.. (lho?)

Senjata yang ketiga gue anjurkan jangan dipake karena insya Allah tidak berguna dalam melawan Kerajaan Pendidikan. Apalagi adik atau kakak kamu ngeselin kayak adik gue.

Musuh selanjutnya adalah pangeran UnAs di bulan April mendatang. Gue harus lebih bersiap untuk kali ini. Gue ngga mau ada senjata-senjata yang ketinggalan lagi seperti sebelumnya. Gue harus lebih waspada dan siap lahir batin.

Bersambung..